Jumat, 28 Februari 2020

28/02/2020

Saya telah melongkapi beberapa hari ini dengan tidak menulis Jurnal. Saya pikir saya tidak perlu menyesalinya, karena saya melewati hari-hari yang hebat. Mungkin untuk jurnal hari ini, bisa jadi akan panjang atau mungkin tidak (karena saya akan memaksa kepalaku untuk mengingat kejadian-kejadian yang telah berlalu). 

Saya mengingat momen yang terjadi melalui foto atau pesan yang berada dalam ponsel pintar saya. 

15-16/02/2020

  1. Menonton Toy Story 4 (Josh Cooley, 2019)
  2. Melanjutkan transkrip wawancara untuk video Picomo
  3. Menikmati akhir pekan
  4. Menikmati akhir pekan

17/02/2020
  1. Saya tidak melakukan kegiatan apa-apa dihari ini hanya menonton youtube dan juga film.

18/02/2020
  1. Saya masih menjauhkan Handphone untuk menghindari Koh Semi yang selalu menagih janji. Saya masih jadi pengecut hari ini.
  2. Memberanikan diri untuk membuka Whatsapp, melihat notifikasi yang sangat banyak. Perlahan saya mulai membalasnya satu-persatu.
  3. Saya akhirnya jujur kepada koh semi, bahwa saya belum mengerjakan apa-apa. Saya sudah tidak sreg dengan project ini. Dititik ini saya merasa tidak profesional, dan ya memang benar. saya tidak seprofesional itu.
  4. mengirimkan Harddisk ke kantor Picomo.
  5. Tidur dengan pulas.


Saya lanjut kerja dulu, mengedit kerjaan dari Kinoy, Suryakanta Films.
Saya akan melakukannya sebaik mungkin. tidak seperti di video Picomo.



Minggu, 16 Februari 2020

14/02/2020

Apa Yang Saya Pikirkan hari ini?

  1. Ketika belum melakukan sebuah progres, hatimu tidak akan pernah tenang. bahkan melihat chat orang yang menanyakannya kau tak akan mampu. sungguh pengecut ya aku ini.
  2. Ide Artspace. ketika ke CGV saya melihat layar-layar TV yang terpampang di ruang tunggu. saya ingin membuat seperti itu juga di artspace ku nanti.
  3. Makan di MCD Kemang, memungkin kita untuk bertemu dengan orang yang kita kenal. sangat mungkin.
  4. Memperbaiki konsumsi tontonan youtube sangatlah baik.


Apa yang saya lewati hari ini?

  1. Hari dibuka dengan kunjungan Billy kekosan yang dengan tiba-tiba mengajak menonton Parasite di CGV GI.
  2. ke Menteng Huis bersama Billy, ternyata disana ada Daiso.
  3. ke CGV GI menonton Parasite.
  4. Panik di chat Koh Semi, karena saya belum mengedit BTS Picomo.
  5. kemudian pulang melanjutkan membuat karya dari kartu nama.
  6. Makan di deretan nasi Pecel yang ada di sekitar PSKD, saya masih ditemani Billy. kita makan digerai pecel paling ujung di PSKD.

Selasa, 11 Februari 2020

11/02/2020

Apa yang saya pikirkan hari ini?
  1. Ide Untuk Penghidupan artspace. Ketika mempunyai tempat nongkrong atau apapun, entah itu tempat kopi atau teh atau tempat roti. Lebih tepatnya lagi ketika tempat nongkrong itu menjadi penghidupan untuk artspace yang akan saya bangun. Saya akan melakukan pemutaran musik per album secara rutin. Yang mungkin saja itu menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Juga mengenalkan budaya mendengarkan album secara utuh tanpa skip.
  2. Membuat Zine tentang pop culture. Masih berkutat pada hal menghidupi artspace. Bisa saja berisikan tentang musik, sinema, sastra, dan seni seni lainnya. Bekerja sama dengan seniman-seniman di Kendari.
  3. Saya akan membuat sesuatu yang akan bermanfaat bagi orang banyak. Sampai akhirnya saya mati, masih bisa berguna.
  4. Membuat profile video-video seniman Kendari. Seperti Nowness dan Criterion Collection.
  5. Membuat musik video fan made untuk surat cinta kepada Irama Pantai Selatan. Buat mereka merasa di hargai dengan kiriman surat bertulis tangan karya saya dan Flo.
  6. Bagaimana membuat orang merasa karyanya dihargai, tapi tidak melulu menggunakan uang. 
  7. Bagaimana cara mencipta industri kreatif di Kendari. Agar supaya tidak melulu tentang jawa dan jakarta.
  8. Gambaran nama nama untuk band baruku. Ballagi Dalam Komposisi/Tundra Hills/Pelatuk Bumi.

Apa yang sudah saya lewati hari ini?
  1. Kembali menangis, menyaksikan reaksi orang orang di youtube tentang kemenangan Bong Joon-Ho dan Parasite di Oscar.
  2. Lanjut mengedit Studio 3 dan menyelesaikannya sore hari.
  3. Di chat seorang asing di DM Instagram yang jujur membuat saya kesal, karena tidak mempunyai etika yang bagus. tiba tiba chat menanyakan "tanggal sekian-sekian ada di Kendari kah, saya mau buat video biografi tentang bapak". Halah persetan. 

Senin, 10 Februari 2020

10/02/2020

Apa yang saya pikirkan hari ini?
  1. Membuat film sehangat Kikujiro.
  2. Saya menyaksikan sebuah sejarah sinema dunia.
  3. Saya sedang mengejar targetku sendiri. menyelesaikan 4 studio di hari rabu. Picomo di hari minggu.

Apa yang saya lewati hari ini?
  1. Menyaksikan sejarah sinema dunia. Streaming melalui detik.com. Menyaksikan kemenangan Sinema Asia dikancah Oscar. Sutradara (yang kini menjadi) favorit saya menyabet 4 gelar bergengsi di Oscar. Bong Joon Ho. Film Parasite memenangkan kategori Best Screenplay, Best Foreign Film (International feature film), Best Director dan Best Picture. Sungguh membuat bahagia saya dan beberapa orang terdekat saya. Sungguh membuka hari ini dengan menyenangkan. 
  2. Mencari Lagu untuk ditawarkan ke koh semi. Saya mendapat 3 lagu youtube, kemudian saya tawarkan kepada koh Semi.

Minggu, 09 Februari 2020

09/02/2020

Apa yang saya pikirkan hari ini?
  1. Ditengah hari yang berat, semesta masih mau menolong saya.
  2. membuat sebuah dance film, bisa menggunakan penari-penari dari Studio 28. berkolaborasi dengan penari atau mungkin menggunakan karya tari dari bapak.

Apa yang saya lewati hari ini?
  1. Di tilang di bundaran Senayan. Namun ditolong dengan polisi baik hati yang saya lupa untuk tanya namanya. Tidak punya SIM, BPKB, STNK mati dari 2014,  tidak punya uang untuk bayar denda tilang. Saya dibebaskan untuk berjalan pulang ke Cikini, tanpa mengeluarkan uang sepeserpun. Saya hanya bermodalkan Jujur. Sepanjang jalan pulang, saya hanya berdoa agar dia diberikan kesehatan dan dimurahkan rezekinya.
  2. Kekosan Billy dan kemudian diberikan satu dari puluhan koleksi postcardnya. Billy menyampaikan kabar bahwa besok OSCAR akan ditayangkan live di Detik.com jam 5 subuh.
  3. Ke Picomo berdiskusi panjang lebar tentang keinginan koh Semi mengenai editing saya.
  4. Pulang kekosan.

08/02/2020

Apa yang saya pikirkan hari ini?
  1. Art Space. Saya akhirnya menemukan jawaban mengenai keinginanku yang akan berdampak untuk masyarakat, minimal masyarakat Kendari. Awalnya saya hanya berpikir mengenai pembuatan bioskop alternatif saja. Namun lambat laun saya terpikir untuk membuat toko nostalgia, dimana saya (mungkin lebih kepada) memberikan tawaran untuk orang-orang agar mendapatkan pengalaman mendengarkan musik dalam bentuk rilisan fisik. Lalu tempat dimana orang bisa melakukan gigs kapanpun mereka siap dan mau. Tempat pencucian rol film. memiliki perpustakaan yang berisikan buku-buku ringan dan masih banyak lagi konsep keinginan yang belum terpikirkan... Setelah saya menghabiskan waktu mengobrol bersama Romi dan pak satpam di muka kantor Picomo, saya diberi pencerahan, Saya akan membuat Art Space. Namun sampai tahap ini, saya belum memikirkan cara membangunnya, saya masih berangan-angan.
  2. Ada yang salah mengenai mindsetku. Obrolan bersama Romy di muka kantor picomo cukup membuat hati saya jauh lebih tenang. Romy sedang menceritakan tentang buku-buku motivasi yang ia baca. Ia menceritakan tentang Steve Jobs yang selalu bercermin setiap jam 7 pagi dan berkata "kontribusi apa yang bisa saya berikan untuk umat manusia." (kurang lebih seperti itu). Romy sedang berusaha memotivasi saya untuk tidak menyerah dengan project ini.
  3. "Ada dua tipe manusia, yang pertama seperti singa, mencari makan setiap hari, bergerak terus, makanannya pun tak takut diganggu dengan hewan lain. Yang kedua seperti marmut, dia tidak bisa bebas berkeliaran mencari makan, makanya dia harus mempersiapkan pangannya, dia mencari makan hanya sesekali. Nah elu mau jadi yang mana mot?"
  4. Apakah saya orangnya mudah menyerah? seharusnya tidak, saya selalu berusaha  memperjuangkan apa yang saya percaya dan kehendaki. 
  5. Saya teramat peka, hingga akhirnya saya terlalu mudah tersinggung. entahlah.
  6. Tentang bahagia dan membahagiakan. Orang-orang yang wajib saya bahagiakan hanya ada dua. Yang pertama orang tua saya dan yang kedua orang yang mencintai saya. Karena kalau dipikir lagi, Orang lain tidak memiliki hak dan kewajiban untuk membuat saya bahagia. Jadi saya tidak perlu menuntut orang lain untuk harus membahagiakan saya. Oleh karena itu saya harus membahagiakan orang yang sedia meluangkan waktu dan hatinya untuk saya, atau paling tidak menjaga hatinya, karena seharusnya dia tidak perlu membahagiakan kita, namun ia melakukannya. 
  7. Apabila manusia memiliki kewajiban untuk berbuat baik kepada semua orang, apa ya jadinya dunia ini?

Apa yang sudah saya lewati hari ini?
  1. Menyelesaikan trailer film opiq "Pupus Sudah Wanita Imajinasiku"
  2. Menerima kiriman Sprei dan selimut dari Mba Terry yang sedang mengumpulkan poin dari Shopee.
  3. Ke Picomo menyelesaikan Editing BTS Studio 1 bersama Romy
  4. Mengobrol bersama Romy membuahkan hasil ide yang menarik, menciptakan art space.
  5. Menerjang hujan badai di sepanjang jalan Jakarta Barat ke Jakarta Pusat.
  6. Melakukan renungan ditengah hujan.
  7. Mengirimkan hasil editan ke koh Semi

Rabu, 05 Februari 2020

06/02/2020

Apa yang saya pikirkan hari ini?

  1. Saya ingin mempunyai toko musik di Kendari. Dimana, didalamnya saya mengisi rilisan fisik seperti CD, Cassette, Piringan Hitam. Berikut dengan beberapa pemutarnya, seperti tape/walkman/discman/Vinyl. Sehingga orang-orang bisa merasakan musik beserta fisik.
  2. Ingin membuat pemutaran film reguler di Kendari. Film bajakan pun tak apa, tidak mempedulikan berapa banyaknya penonton, yang terpenting adalah kebiasaan menontonya, sehingga menonton menjadi budaya. Hanya saja saya masih mempertanyakan, apakah ini akan dipungut biaya atau tidak, saya masih belum terpikir ke arah sana. Ketika peminat semakin banyak (tidak pun tak apa), mulai melakukan pemutaran di daerah terpencil dipelosok kendari. Bisa saja dilakukan dengan layar tancap atau di adakan di balai warga setempat.
  3. Mencoba membuat band sendiri. Karena jarak dan waktu yang cukup panjang (kendari-jakarta), saya memutuskan untuk, mungkin saja untuk tidak meneruskan Buzzing Worm. Awalnya saya mengira, ketika terlepas dari nama No Enrichment, kemudian membuat nama band baru Buzzing Worm, saya tidak akan terbatas memainkan genre lagu apapun. Nyatanya saya terjebak lagi. Mungkin ketika saya berdiri sendiri, tanpa embel-embel kawan se-band. Mungkin bisa membat saya jauh lebih bebas bergerak, mungkin. Mungkin saja, dengan bantuan Elifas saya bisa mengkomposisikan lagu-lagu yang menyesuaikan perasaanku, tanpa harus terbeban dengan genre, cukup sebagai Arandhitio atau nanti nama panggung saya yang baru. kita lihat saja nanti, apa yang bisa saya lakukan.
  4. Menata ruang kamar. a.) membeli rak yang memanjang ke atas dengan penyangga yang kokoh seperti besi (jika ada kayu, lebih baik), layaknya rak buku besi IKEA milik Adit. b.) membeli Monitor beserta bracketnya, dipasang di meja kerja. c.) memiliki speaker BOSE Companion 50, bentuknya sederhana dan cukup puas mendengar suaranya. d.) membeli galon beserta rak galonnya sehingga rapi. e.) tempat menyimpan sapu.
  5. Menyadari bahwa ketika barang-barang dikelompokkan sesuai 'koleganya' maka barang tersebut jauh terlihat lebih rapi dan mudah ditemui.

Apa yang sudah saya lakukan hari ini?
  1. Merapikan kamar.
  2. Memasang baterai jam dinding.
  3. Mengisi kuota Im3 10gb
  4. Membeli pulsa listrik 50ribu.
  5. Mengedit lanjutan BTS MPL.
  6. Mengedit menggunakan Keyboard dan mouse bluetooth.
  7. Mengirim 4 data video kepada koh Semi.
  8. Bertemu Alwan, Kak Yubi dan Kak Takdir di Lawson Kemang.

Sebuah Pedoman Untuk Menyenangkan Hati Febrina Ramadhani Yusuf | Juli 2023

Tidak suka terlihat kurus. Suka komposisi foto yang simetris. Suka perpaduan warna. Suka ketenangan. Suka Traveling. Suka menulis tangan. Su...