Minggu, 09 Februari 2020

08/02/2020

Apa yang saya pikirkan hari ini?
  1. Art Space. Saya akhirnya menemukan jawaban mengenai keinginanku yang akan berdampak untuk masyarakat, minimal masyarakat Kendari. Awalnya saya hanya berpikir mengenai pembuatan bioskop alternatif saja. Namun lambat laun saya terpikir untuk membuat toko nostalgia, dimana saya (mungkin lebih kepada) memberikan tawaran untuk orang-orang agar mendapatkan pengalaman mendengarkan musik dalam bentuk rilisan fisik. Lalu tempat dimana orang bisa melakukan gigs kapanpun mereka siap dan mau. Tempat pencucian rol film. memiliki perpustakaan yang berisikan buku-buku ringan dan masih banyak lagi konsep keinginan yang belum terpikirkan... Setelah saya menghabiskan waktu mengobrol bersama Romi dan pak satpam di muka kantor Picomo, saya diberi pencerahan, Saya akan membuat Art Space. Namun sampai tahap ini, saya belum memikirkan cara membangunnya, saya masih berangan-angan.
  2. Ada yang salah mengenai mindsetku. Obrolan bersama Romy di muka kantor picomo cukup membuat hati saya jauh lebih tenang. Romy sedang menceritakan tentang buku-buku motivasi yang ia baca. Ia menceritakan tentang Steve Jobs yang selalu bercermin setiap jam 7 pagi dan berkata "kontribusi apa yang bisa saya berikan untuk umat manusia." (kurang lebih seperti itu). Romy sedang berusaha memotivasi saya untuk tidak menyerah dengan project ini.
  3. "Ada dua tipe manusia, yang pertama seperti singa, mencari makan setiap hari, bergerak terus, makanannya pun tak takut diganggu dengan hewan lain. Yang kedua seperti marmut, dia tidak bisa bebas berkeliaran mencari makan, makanya dia harus mempersiapkan pangannya, dia mencari makan hanya sesekali. Nah elu mau jadi yang mana mot?"
  4. Apakah saya orangnya mudah menyerah? seharusnya tidak, saya selalu berusaha  memperjuangkan apa yang saya percaya dan kehendaki. 
  5. Saya teramat peka, hingga akhirnya saya terlalu mudah tersinggung. entahlah.
  6. Tentang bahagia dan membahagiakan. Orang-orang yang wajib saya bahagiakan hanya ada dua. Yang pertama orang tua saya dan yang kedua orang yang mencintai saya. Karena kalau dipikir lagi, Orang lain tidak memiliki hak dan kewajiban untuk membuat saya bahagia. Jadi saya tidak perlu menuntut orang lain untuk harus membahagiakan saya. Oleh karena itu saya harus membahagiakan orang yang sedia meluangkan waktu dan hatinya untuk saya, atau paling tidak menjaga hatinya, karena seharusnya dia tidak perlu membahagiakan kita, namun ia melakukannya. 
  7. Apabila manusia memiliki kewajiban untuk berbuat baik kepada semua orang, apa ya jadinya dunia ini?

Apa yang sudah saya lewati hari ini?
  1. Menyelesaikan trailer film opiq "Pupus Sudah Wanita Imajinasiku"
  2. Menerima kiriman Sprei dan selimut dari Mba Terry yang sedang mengumpulkan poin dari Shopee.
  3. Ke Picomo menyelesaikan Editing BTS Studio 1 bersama Romy
  4. Mengobrol bersama Romy membuahkan hasil ide yang menarik, menciptakan art space.
  5. Menerjang hujan badai di sepanjang jalan Jakarta Barat ke Jakarta Pusat.
  6. Melakukan renungan ditengah hujan.
  7. Mengirimkan hasil editan ke koh Semi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sebuah Pedoman Untuk Menyenangkan Hati Febrina Ramadhani Yusuf | Juli 2023

Tidak suka terlihat kurus. Suka komposisi foto yang simetris. Suka perpaduan warna. Suka ketenangan. Suka Traveling. Suka menulis tangan. Su...